Ini Penyebab Kamu Sering Terjebak Dalam Hubungan Friend zone

Ini Penyebab Kamu Sering Terjebak Dalam Hubungan Friend zone

Kamu barangkali menjadi pemuda paling ngenes sejagad, karena lagi-lagi gagal menggaet cewe yang berbodi “semlohai.” Alih-alih dia mau menerima bujuk rayu cintamu, yang didapat malah penolakan cinta, dan terjebak pada kondisi pertemanan atau istilah kerenya hubungan friend zone.

Terjebak dalam hubungan friend zone merupakan momok paling menakutkan yang di idap para generasi milenial. Lha gimana tak menakutkan, sudah cape-cape berusaha membuat si doi jatuh bertekuk lutut mau menjadi pacarmu. Eh yang di dapat malah, mengajak berteman saja.

Bagaikan petir disiang bolong, hatimu pasti tiba-tiba dongkol begitu saja. Apa iya sih mungkin saya kurang cakep, atau kurang harta sehingga si dia tidak mau menerima cintaku. Atau ada penyebap lainya ? Tenanglah, tak usah gundah galau merana begitu, hipmee akan memberikan uraian permasalahanya kenapa kamu bisa terjebak friendzone berikut diantranya.

Terlalu Banyak Bercanda

Terlalu banyak bercanda merupakan poin pertama mengapa hubunganmu dengan si dia berujung pada friendzone. Secara tak sengaja, kamu sering terjebak mengasosiasikan gebetanmu itu sebagai teman. Misalnya dengan mencandainya seperti “wah badanmu gemuk.”. Kalimat bercanda seperti ini akan ditangkap gebetanmu sebagai jenis kalimat lawakan yang biasa ia jumpai pada teman-teman perempuan, atau laki-laki. Maka ketika kamu sering menggunakan kalimat candaan seperti ini, gebetan akan menganggapmu sebagai teman saja. Ya bolehlah sekali-kali memberikan guyonan yang bisa menghibur doi, tapi jangan keseringan. Lebih baik serang saja gebetanmu dengan rayuan-rayuan maut. Ini jauh lebih baik.

Sifat Yang Over Protektif

Tanpa disadari sifatmu terkadang seperti operator seluler, selalu memperingati pelangganya ketika kuota internet yang digunakan akan habis. Sikap seperti ini disebut over protektif. Misalnya saja kamu sering sekali mengirim SMS sudah “maem apa belum” sebanyak tiga kali dalam sehari. Tindakanmu itu akan membuat gebetanmu menjadi ilfil. Dari sifat ilfil yang diderita gebetan saat berhadapan denganmu inilah yang membuat ia memutuskan untuk tak menerima cintamu.

Kamu Terlalu Baik

Salah satu seni dalam menaklukan perempuan yang tokcer, kamu tak boleh menjadi pribadi yang monoton. Termasuk selalu berbuat baik dengan gebetan. Sayangnya poin ketiga ini sering dilakukan oleh para laki-laki.

Memang pada mulanya perempuan akan senang diberikan barang berupa gelang misalnya. Tapi jika kamu terus-terusan berbuat baik dengan memberikanya barang berharga. Maka bisa saja muncul perasaan ilfil dari hati gebetanmu itu.

Dia akan mempersepsikan kamu sebagai kaka nya yang selalu memberi hadiah, bukan sebagai seorang calon pacar yang bisa mewarnai hidupnya menjadi sedih, atau bahagia. Nah, supaya tidak terjebak friendzone kamu harus meniru strategi bunglon. Berbuat baiklah pada doi dengan memberinya barang saat momen tertentu misalnya saat ia Ulang Tahun, atau ketika Valentine. Tapi jangan memberikan barang ketika ia meminta sesuatu darimu.

Strategi ini dimaksudkan supaya timbul penasaran dalam dirinya. Kalau penasaran itu semakin menumpuk dalam jiwanya. Jika demikian adanya, bukan tak mungkin dia akan menerima cintamu. Dengan begitu kamu akan terhindar dari momok dalam hubungan menakutkan bernama friendzone.

COMMENTS

WORDPRESS: 0