free hit counter javascript

Pengen Cepet Move On, Hindari 5 Pantangan IniHindari 5 pantangan ini biar kamu semakin cepat “sembuh”.

Pengen Cepet Move On, Hindari 5 Pantangan Ini

Buat kamu yang baru diputusan sama pacar, calon pendamping atau bahkan ditinggal nikah sama calon pasangan, tentunya sakitnya tuh di sini… Saat seperti ini nggak ada hal terbaik untuk diri sendiri maupun orang lain yang bisa kita lakukan selain segera bangkit/move on. Terapkan segala tips cepat move on yang kamu dapat secepat mungkin, dan hindari 5 pantangan ini biar kamu semakin cepat “sembuh”.

Memang melupakan mantan, orang terkasih, pasangan bahkan suami atau istri yang menyakiti kita itu nggak gampang. Terkadang jatuh cinta itu mudah sekali, tapi move on itu sulitnya minta ampun. Oke, berapa lama pun kamu bisa melupakan mantan, yang terpenting adalah tetap berusaha dan berusaha. Dua, tiga, atau bahkan 5 tahun pun harus dijalani agar kamu tetap bisa hidup wajar. Kecuali Tuhan berkehendak lain.

5 Pantangan Yang Nggak Boleh Kamu Lakukan Agar Cepat Move On

Apa saja yang kamu harus hindari agar segera keluar dari gelapnya jalan kenangan? Coba deh hindari 5 pantangan ini, semoga saja cocok.

1. Jangan Berteman Atau Hubungan Baik Dengan Mantan Apapun Alasannya

“Kita masih bisa temenan kok,” “Kita sahabatan saja kayak dahulu,” “Kita jaga hubungan baik saja,” dan sederetan alasan lainnya, baik itu dari kamu ataupun dari dia. Kalau dia yang bilang seperti itu, jawab saja dengan “Preet!” hahaha. Nah kalau alasan itu dari kalian, maka saya katakan “Preet Ah!”

Sudahlah … bubar ya bubar. Sekarang urusan kita adalah menjaga perasaan kita sendiri,  Buat apa tampak berbaikan seperti tak ada apa-apa tapi tiap malam nangis di kamar? Nah, pikirkan bagaimana agar kamu cepet bangkit saja. Karena dengan pura-pura baik sama mantan justru akan semakin berat kamu untuk bangkit. Iya kamu, saya pakai “kita” kan cuma buat nemenin kamu.

2. Untuk Saat Ini Nggak Perlu Berbaik Hati Memaafkan Mantan

Di tinggal tanpa penjelasan? Di tinggal nikah dengan yang lain? Atau ditinggal selingkuh pasangan? Masih mau memaafkan? Wah, mungkin kalau bagi orang yang telah mencapai derajat mukhlishin (orang-orang yang ikhlas) itu bukan hal berat. Tapi buat orang macam kita?

Saya katakan “untuk saat ini” karena saat ini kamu sedang harus menyembuhkan luka sendiri. Entah kapan ketika kamu sudah benar-benar sembuh, tak ada rasa apapun, silakan maafkan masa lalumu itu.

3. Nggak Perlu Curhat Sana-Sini

Semakin sering kamu bercerita, berarti semakin sering pula kamu mengingatnya. Setuju? Bagaimana orang bisa cerita kalau nggak sambil mengingat? Nah, itu sama saja dengan menenggelamkan diri kembali ke kubangan sakit hati.

Silakan curhat ke orang tertentu saja yang bisa memberi dukungan dan motivasi. Secukupnya saja. Karena ketika kamu sibuk curhat sana-sini, orang yang menyakitimu sedang menikmati kebahagiaannya sendiri. Nah, kenapa nggak kamu cari juga kebahagiaanmu?

4. Kapok Jatuh Cinta Lagi

Di dunia ini nggak hanya satu saja wanita ataupun pria kok, guys. Dan kamu nggak boleh menyamaratakan semua pria adalah buaya, dan semua wanita adalah mata duitan misalnya. Dengan putus dari seseorang yang buruk, tentu akan hadir orang lain yang lebih baik. Kalau kamu memblokir semua pintu hati untuk cinta yang baru, itu sama halnya kamu belum lepas dari masa lalu.

5. Tapi Jangan Cari Cinta Pelarian

Nggak boleh trauma cinta bukan berarti lalu jadi kolektor cinta. Mencari yang baru hanya sekedar jadi pelarian dan pelampiasan. Wah, itu sih salah besar. Pertama kesalahanmu adalah membohongi orang yang kamu jadikan pelarian. Kedua membohongi diri sendiri, dan itu akan semakin membuatmu sakit hati. Ketiga kamu sama saja membalas kejahatan bukan pada tempatnya. Yang menyakiti dia kok membalasnya ke sini? Kan nggak sehat tuh?

Oke, Guys. Itu dulu soal 5 pantangan yang nggak boleh kamu lakukan kalau ingin cepat move on, melupakan mantan ataupun kekasih hingga melupakan suami atau istri yang selingkuh dan meninggalkanmu. Sebagai tambahan, jangan suka dengerin lagu melo-melo ya. Itu bakalan bikin kamu tambah cengeng. Tunggu pembahasan saya yang lain tentang kamu putus itu ujian, peringatan, ataukah justru azab. Sampai jumpa.

COMMENTS

WORDPRESS: 0