3 Hal Sepele yang Membuat Istri Berpikiran untuk Meminta Cerai

3 Hal Sepele yang Membuat Istri Berpikiran untuk Meminta Cerai

Membina rumah tangga bukan perkara yang mudah. Butuh kesabaran ekstra supaya bisa memiliki kehidupan rumah tangga yang indah, dan sakinah. punya kehidupan rumah tangga yang bahagia merupakan dambaan semua orang. Baik si istri, maupun si suami kedua-keduanya menginginkan terciptanya ke harmonisan dalam sebuah hubungan.

Istri akan senang manakala ia berhasil membahagiakannya. Serta menyayanginya dengan setulus hati. Kamu sebagai suami memanglah pintar melakukan beberapa tindakan yang membuat istri semakin cinta kepadamu.

Tapi buat para suami yang baru berumah tangga. Ada kalanya tindakannya itu bisa membuat istri marah. Bahkan tak jarang tindakanmu itu bisa membuat istri menuntut untuk di ceraikan. Nah tindakan ini harus kamu hindari.

Apa saja itu, berikut hipmee.com paparkan beberapa tindakan suami yang bisa mengakibatkan perceraian.

1. Bilang Maskannya Tidak Enak

Istrimu memang bukanlah wanita yang sempurna. Secantik apapun wanita, ia tetap memiliki sejumlah kelemahan yang tak dapat di hindari. Ia memang jago dalam urusan memasak, tapi kadangkala masakan yang ia masak asinya bukan main.

Nah saat kamu mencicipi masakan istri. Mendapati masakan yang rasanya tak karu-karuan seperti ini jangan langsung nyletuk “ Heh, Narmi goblok banget sih kamu masaknya, keasinan ini.” Komentar seperti ini bukanya membuat istri akan sadar akan kesalahannya. Malah akan membuat istri sakit hati, dan pada akhirnya akan meminta perceraian darimu. Lebih baik komentar yang lebih lembut saja misalkan. “ Sayang, masakanmu enak banget. Tinggal kurangi garamnya dikit.” Kritikan semacam ini jauh lebih baik, daripada kritikan yang sebelumnya.

2. Membanding-Bandingkan dengan Wanita Lain.

Di dunia manapun, sudah ada semacam kesepakatan tidak tertulis bahwa wanita tak mau di banding-bandingkan. Ia hanya ingin bahwa ia yang terlihat paling cantik di depan mata suaminya.

Jadi membanding-bandingkan istrimu dengan wanita lain, mantan misalnya. Hanya akan membuat hatinya terluka sedalam-dalamnya. Ia bisa saja akan menaruh kebencian terhadapmu, yang lama-lama berujung pada permintaan minta di ceraikan.

3. Menghina Orang Tuanya

Istrimu memang sudah tidak menjadi tanggung jawab kedua orang tuanya lagi. Kamu sebagai suami telah berhak mengatur istri agar nurut mengikuti perintah suami. Namun kadang kala perintahmu itu berbeda dengan perintah kedua orang tuanya. Jika istri lebih nurut perintah kedua orang tuanya.

Kamu tak perlu marah-marah dengan mencaci maki kedua orang tuanya. Jika kamu mencaci maki, tindakanmu itu hanya akan membuat hati istri sakit, yang pada akhirnya akan meminta perceraian.

Bertindaklah secara bijak saja. Berikanlah pilihan kepada istri misalnya ia boleh mengikuti saran kedua orang tua, tapi berikutnya harus mengikuti saran suami. Yang demikian ini lebih bijak dilakukan.

COMMENTS