Mari Kenali Sejak Dini Bahayanya Akibat Kurang Tidur

Mari Kenali Sejak Dini Bahayanya Akibat Kurang Tidur

Kurang tidur menjadi suatu masalah yang tidak bisa dianggap remeh. Mungkin Anda tidak akan percaya bahwa bahaya akibat kurang tidur sangat mematikan di berbagai sisi baik secara langsung maupun tidak langsung.

Tidur merupakan kebutuhan wajib bagi setiap orang dan tanpa mengenal batasan usia. Bayi yang baru dilahirkan tentunya memiliki kebutuhan tidur yang lebih banyak jika dibandingkan dengan orang dewasa.

Lama waktu tidur yang ideal bagi orang dewasa adalah tujuh hingga delapan jam. Tidur yang cukup merupakan langkah bijak untuk mengistirahatkan organ tubuh dari padatnya rutinitas sehari-hari agar fungsi organ tubuh dapat meningkatkan sistem kekebalannya, mengatur metabolisme, serta meningkatkan produktivitas.

Namun terkadang sebagian orang tidak dapat memenuhi kebutuhan tidurnya. Ada berbagai macam alasan mengapa seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan tidurnya dengan cukup, mulai dari aktifitas pekerjaan hingga kondisi psikologis orang tersebut.

Tidur memang sangat bermanfaat bagi tubuh, akan tetapi kebutuhan tidur yang tidak tercukupi dapat menyebabkan seseorang terlihat lelah saat bangun tidur atau menguap sepanjang hari. Untuk itu mari kita kenali sejak dini apa saja bahayanya akibat kurang tidur.

1. Kelelahan fisik dan stres secara mental

Akibat kurang tidur sudah pasti akan memengaruhi fisik tubuh. Sama seperti gizi, tidur juga penting untuk mengistirahat tubuh secara penuh.

Ketika tidur, tubuh akan mulai dalam proses pembaharuan sel dan memperbaiki otot. Ini menjadi waktu bagi otak mensintesis semua informasi yang telah diterima sepanjang hari. Akibat kurang tidur selanjutnya akan menyebabkan kelelahan serta stres.

2. Kenaikan berat badan (Obesitas)

Sebenarnya ketika tubuh kurang tidur maka biasanya akan memiliki nafsu makan yang lebih tinggi dan rasa lapar yang berlebihan. Kurang tidur juga menyebabkan meningkatnya rasa lapar pada jam-jam yang tidak teratur, karena tubuh mulai menuntut lebih banyak makanan dari apa yang dibutuhkan, sehingga akan menyebabkan kenaikan berat badan.

Rangsangan rasa lapar ketika seseorang tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup disebabkan karena adanya kiriman leptin yang membuat otak memiliki dorongan makan yang besar.

Kurang tidur juga akan menyebabkan metabolisme tubuh juga akan bekerja secara lambat, karena proses mencerna gula yang dikonsumsi siang hari akan terganggu.

3. Menurunnya daya ingat

Seseorang yang tidak memiliki waktu tidur yang cukup dapat menghambat fungsi kognitif dan membuat otak tidak bekerja dengan maksimal. Ketika tidur sebenarnya otak bekerja untuk mengingat, menyimpan memori dan mengolah data yang didapatkan dari syaraf kecil pada saat masih sadar.

Maka dari itu, ketika Anda tidak memiliki waktu tidur yang cukup maka otak tidak mengumpulkan data dan menyimpan memori dengan benar. Dampaknya maka Anda akan menjadi seorang yang pelupa dan kurang bersemangat. Kerja rangsangan sinyal pendek pada otak memiliki peran yang penting dalam fungsi ingatan pada otak.

4. Kulit menjadi kusam

Orang yang kurang tidur cenderung menyebabkan lingkar mata menjadi hitam (mata panda) serta tumbuhnya jerawatnya. Kekurangan tidur akan menyebabkan tubuh lebih banyak melepaskan hormon kortison. Hormon ini akan memecah kolagen di kulit, yang bertanggung jawab membuat kulit halus serta bersinar.

5. Resiko Kerusakan Tulang

Masalah kepadatan tulang juga bisa terjadi pada orang yang memiliki kebiasaan kurang tidur. Kondisi ini bahkan sudah dibuktikan oleh sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2012, dimana mineral dan sum-sum tulang belakang akan mengalami penurunan drastis ketika tubuh tidak bisa tidur dalam jumlah yang cukup. Hal ini kemudian bisa menyebabkan resiko penyakit osteoporosis. Bagi wanita resikonya bisa menjadi lebih berat karena kepadatan tulang terus akan menurun setelah masuk kedalam tahap menopause

6. Penyakit kardiovaskular

Akibat kurang tidur akan menyebabkan peningkatan hormon stres dalam tubuh. Ini memengaruhi kesehatan secara keseluruhan, termasuk pada jantung. Hormon stres dapat merusak pembuluh darah, yang akan menyebabkan tekanan darah tinggi.

7. Diabetes

Seperti disebut sebelumnya bahwa akibat kurang tidur akan menyebabkan metabolisme tubuh menjadi berkurang dan menurun, dimana akan mengurangi kemampuan tubuh untuk mencerna glukosa. Dan, ini disebut akan menyebabkan diabetes serta obesitas.

8. Tekanan darah tinggi

Jika tubuh selalu kurang tidur maka bisa menyebabkan hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi. Hal ini bisa disebabkan karena tidur merupakan salah satu cara untuk menetralkan sistem pembuluh darah dan kerja jantung menjadi lebih maksimal.

Namun ketika tidur tidak cukup selama terus menerus maka tekanan darah tinggi akan terjadi karena pembuluh darah tidak bisa bekerja dengan baik. Akibatnya tentu saja bisa sangat berbahaya untuk orang yang memang sudah menderita tekanan darah tinggi.

9. Stroke

Stroke menjadi salah satu akibat fatal dari kebiasaan buruk dari kurang tidur. Kondisi ini disebabkan ketika seharusnya sistem pembuluh darah dan jantung harus bekerja dengan baik. Kemudian masalah pada pembuluh darah bisa menyebabkan sistem pada otak juga mengalami gangguan. Terhentinya aliran darah yang bisa menyebabkan pembekuan dan juga memicu resiko penyakit stroke. Jadi orang yang menderita penyakit jantung dan hipertensi seharusnya memang menjaga waktu tidur agar terhindar dari resiko stroke.

10. Kematian

Kematian bisa saja terjadi ketika tubuh sudah mengalami gangguan yang cukup kompleks. Penyakit komplikasi akibat kurang tidur seperti serangan jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes bisa menyebabkan kematian, bahkan secara mendadak. Gangguan kurang tidur biasanya akan terakumulasi dalam waktu yang lebih lama meskipun pada tahap awal sering menyebabkan tubuh menjadi lebih lemah.

COMMENTS