free hit counter javascript

Demi Hemat Kuota, Matikan Automatic Update Windows 10.

Demi Hemat Kuota, Matikan Automatic Update Windows 10.

Windows 10 memang tampil mewah dengan berbagai fitur yang keren. Namun tahukah kamu? Windows paling keren ini ternyata bikin kuotamu jebol. Sumber masalahnya adalah fitur Automatic Update pada Windows 10 ini tidak bisa dimatikan. Begitu mendapat sambungan internet, langsung deh Windows 10 di komputermu bekerja memperbarui diri tanpa seizinmu. Lalu bagaimana solusinya? Ini dia, cara mematikan Automatic Update Windows 10 secara paksa.

1. Defer Upgrade

defere-upgrade-windows-10-proCara ini hanya berlaku bagi pengguna Windows 10 Pro. Defer Upgrade maksudnya memerintahkan Windows 10 agar tidak melakukan download dan update hingga maksimal waktu 8 bulan. Kelebihan cara ini kamu tetap memperolah patch security sehingga sistemmu tetap aman.

Caranya cukup mudah. Buka Windows Update > Advanced Option centang pada pilihan Defer Upgrade

2. Mematikan Automatic Update Windows 10 Dengan Metered Connection

set-metered-connections-windows10Pilihan kedua ini masih termasuk cara halus, dan hanya bisa dilakukan oleh kamu yang koneksi internetnya menggunakan WiFi ataupun Mobile Broadband. Cara kerjanya adalah mengatur koneksi agar windows tidak melakukan download update sampai kamu mendapat koneksi internet yang non-metered.
Langkahnya, buka Settings > Pilih koneksimu > Advaced Options > lalu aktifkan opsi pada tombol Set as Metered Connection.

3. Dengan Cara Mematikan Total Service Windows Update

Ini adalah cara ekstrim agar windows 10 kalian tidak meng-update terus-terusan. Akan tetapi risikonya adalah patch security juga mati. Jadi usahakan ketika sudah mendapat kuota berlimpah untuk segera melakaukan update Windows-mu.

Langkah-langkah mematikan Update Windows 10 dari Service-nya yaitu:
Buka Services. Cari Windows Update lalu klik kanan dan pilih Propertise. Pada opsi Startup type pilihlah Disabled.

4. Mematikan Windows Update Dengan Modifikasi

stop-update-windows-10Cara paksa mematikan windows update selanjutnya adalah bagi pengguna Windows 10 Pro. Pertama akses Group Policy dengan menekan tombol Win + R. muncul kolom Run, ketiklah gpedit.msc lalu enter.

Browse ke Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Update.
Selanjutnya klik kanan pada Configure Automatic Update. Setelah muncul pop-up plilih edit. Selanjutnya pilih opsi Enabled, kemudian ubahlah opsi Automatic Updating Configuration menjadi Notify for download and notify for install. Setelah itu klik Apply dan OK. Dengan perintah ini maka saat ada update terbaru dari Windows 10 akan muncul notifikasi/pemberitahuan dan kamu bisa memilih opsi update atau tidak usah.

5. Mematikan Lewat Command PowerShell

Pada dasarnya cara kelima ini hanya jalan pintas ke pilihan nomor 3. Tetapi dengan cara ini kamu akan lebih cepat mengakses Windows Update Service. Caranya buka Powershell lalu eksekusi Command seperti berikut ini:

stop-service wuauserv
set-service wuauserv –startup disabled

Selanjutnya pastikan update windows benar-benar mati dengan mengeksekusi command ini:

get-wmiobject win32_service –filter “name=’wuauserv’”

Tanda Windows Update yang sudah berhasil dimatikan adalah StartMode dalam keadaan Disbled dan State dalam kondisi Stopped.

Sedangkan jika kamu ingin mengaktifkan lagi Windows update yang telah kamu matikan dengan cara ke-lima di atas, eksekusi saja Command:

set-service wuauserv –startup manual
start-service wuauserv

Nah, begitulah cara  untuk mematikan fitur Automatic Update pada Windows 10. Silakan diterapkan agar kuota kamu bisa hemat. Sebagai tambahan, cara nomor 3 juga bisa diterapkan pada Windows 8, khususnya buat kalian yang windows-nya bukan asli. Soalnya Windows 8 yang bajakan akan mengalami Blue Death Screen ketika melakukan Windows update. Oke, bagikan biar rekan-rekanmu juga bisa menghemat kuota.

COMMENTS

WORDPRESS: 0