Menghemat Biaya Pernikahan, Agar Kamu Masih Punya Modal Usai Resepsi

Menghemat Biaya Pernikahan, Agar Kamu Masih Punya Modal Usai Resepsi

Seberapa pentingkah pesta pernikahan? Apakah jika pestanya mewah dan megah lantas kehidupan pernikahanmu akan awet dan abadi? Jawabanya adalah tidak pasti. Berapa banyak orang terkenal yang pestanya menghabiskan ratusan juta hanya bertahan 2 atau 3 bulan saja. Nah, bagi kita-kita orang biasa, menghemat biaya pernikahan akan sangat berguna bagi kelangsungan usai pesta sehari itu.

Banyak pasangan yang ingin menikah akhirnya terkendala oleh tuntutan pesta dan resepsi. Bisa karena tuntutan gengsi sendiri maupun tuntutan dari keluarga. Padahal dalam memasuki kehidupan baru pernikahan, yang kita butuhkan adalah doa berkah bukan decak wah. Jadi, bagi kalian yang akan menikah, pertimbangkan 10 cara menghemat biaya pernikahan berikut ini.

10 Hal Yang Harus Perhatikan Untuk Menghemat Biaya Pernikahan

Resepsi hemat biaya artinya akan menyisakan saldo untuk modal kalian berdua. Atau bagi yang budget pas-pasan, resepsi hemat akan meringankan bebanmu. Cek 10 hal berikut ini …

1. Foto Pre Wedding? Buat Apa?

Sesi foto pre wedding kebanyakan dilakukan sebelum pasangan telah sah berakad. Wah itu kan belum halal, Guys? Buat apa bayar mahal untuk acara yang belum halal?

Coba pikir lagi, apa sih manfaat Pre Wedding? Untuk dipajang di undangan. Itu doang kan? Soalnya yang dipajang di dinding biasanya foto saat resepsi bukan yang sebelum resepsi. Selain itu foto pre wedding paling umum untuk menghiasi undangan. Padahal undangan itu … simak poin kedua.

2. Undangan Nggak Perlu Mahal.

Sekarang lihat saja kebiasaanmu sendiri yang kamu lakukan pada selembar undangan, sebagus apapun itu. Apakah kamu simpan sebagai koleksi? Nggak kan?

Kebanyakan kita akan membaca undangan itu, mencatat tanggal acaranya, lalu berakhirlah undangan ke tempat sampah. Paling bagus ia akan dipakai kipas-kipas. Ingat, semahal-mahalnya undangan, hanya sekali dibaca dan langsung dibuang. Buat apa mahal-mahal?

3. Akad Gratis di KUA

Peraturan dari pemerintah sekarang menggratiskan akad nikah yang dilakukan di kantor KUA pada jam kerja. Kamu baru kena biaya tambahan jika mengundang petugas ke rumah. Nah manfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya.

Jadi nanti pas resepsi pernikahan, kalian sudah santai nggak gugup lagi untuk akad di depan orang banyak. Kalau ingin ditonton, rekam saja acara akad di KUA lalu putar dengan televisi ataupun layar lebar. Beres kan?

Meskipun saat ini masih ada saja petugas KUA yang mengambil keuntungan dengan menarik biaya meskipun pernikahan di lakukan di KUA, namun tetap tak semahal ketika kamu melakukan akad di luar kantor KUA. Kok masih ada yang nggak gratis? Iya… saya korbannya.

4. Tidak Perlu Dokumentasi Pakai Jasa Video Shooting

Kalau memang ingin benar-benar hemat, kalian nggak perlu mengabadikan momen pernikahan dengan menyewa jasa videografer profesional. Lagian, dokumentasi video itu nanti juga nggak penting sekali kok.
Kalau kamu ingin memiliki video rekaman pernikahan, cukup pakai smartphone saja. Tugaskan beberapa teman dekat untuk mengambil gambar dari beberapa lokasi dan sudut berbeda. Nah, nantinya kamu hanya butuh skill editing video ringan saja untuk menggabungkan rekaman itu menjadi video. Syukur kalau sudah bisa main editing sendiri.

5. Walimah Sederhana Yang Penting Berkah

Akadnya sudah gratis. Tinggal acara walimahan atau resepsinya. Banyak faktor sebenarnya yang memaksa kalian agar melakukan pesta mewah. Selain ego, gengsi, tradisi maupun keinginan orang tua, kadang lingkungan juga memaksa untuk mengadakan pesta.

Saat ini sudah banyak jasa katering yang menyediakan paket untuk pernikahan. Kalau belum ada, pesan saja sate dan lainnya ke tukang sate terdekat. Adakan acara seperti makan bersama, mungkin juga dengan diawali doa untuk kalian berdua.

Disini manfaat adanya jamaah Tahlilan dan Yasinan nampak jelas. Cukup kontak imamnya, semua jamaah akan hadir. Siang akad di KUA, malam doa bersama, tengah malamnya acara kalian berdua. Hahaha. Murah, hemat, nggak kelelahan. Abaikan saja omongan orang karena itu hanya berlaku 2-3 hari atau sepekan. Toh, yang menjalani kehidupan rumah tangga adalah kalian berdua.

6. Harus Resepsi Pakai Pelaminan? Pakai Saja Pelaminan Bikinan Sendiri

10-Cara-Menghemat-Biaya-Pernikahan-pelaminan-buatan-sendiriDaripada sewa dekorasi yang hanya dipakai sehari, mending bikin saja sendiri. Banyak contoh dan tutorial pelaminan home made kok. Yang penting ada sofa yang masih layak pajang. Hiasi dengna balon dan pernak-pernik kreatif. Kalau buatanmu bagus, yakin deh orang-orang akan ngiri dengan kecerdasanamu.

7. Gaun Pengantinnya Juga Nggak Penting. Memangnya Dipakai Berapa Kali?

Resepsi, pelaminan, tukang rias, dan gaun adalah satu paket yang jarang dijual terpisah. Untuk menghemat anggaran, jangan pernah berencana membeli gaun pengantin. Memang akan dipakai berapa kali? Sekali saja bukan? Daripada mahal-mahal, sewa saja. Biasanya jasa rias pengantin juga menyediakan penyewaan busananya juga.

Khusus yang laki-laki, mungkin pakaian seperti jas hitam, kemeja, kopiah, celana nggak akan menghabiskan banyak biaya. Selain itu nanti masih bisa terus dipakai sehari-hari. Beda halnya dengan gaun pengantin. Jadi buat yang cowok nggak apa-apa menganggarkan setelan jas pernikahan.

8. Kue Pernikahan itu Juga Nggak Penting

Kue pernikahan atau wedding cake saya rasa hanyalah kemewahan tambahan bagi mereka yang punya dana berlimpah. Sebenarnya itu juga nggak penting. Kalau kamu ingin hemat, resepsi pernikahanmu nggak usah memakai kue seperti itu.

9. Kurangi Tradisi Yang Kurang Perlu

Usahakan untuk berkompromi dengan para orang tua untuk mengurangi tradisi yang menambah biaya pernikahan. Banyak pernak-pernik adat yang rumit dan tak ada kaitannya dengan pernikahan. Namun namanya adat dan tradisi, sulit dihindari kalau kalian sudah memutuskan mengadapan resepsi.

10. Pilih Bulan Madu Yang Hemat

10-Cara-Menghemat-Biaya-Pernikahan-bulan-madu-hematBulan madu dengan jalan-jalan ke tempat jauh saya rasa adalah tren yang diajarkan para artis. Nggak usah ikut-ikutan. Mereka itu bulan madu saja diliput, itu malah dapat bayarang mungkin. Betul nggak?  Nah, untuk bulan madu yang hemat cukuplah jalan-jalan ke pantai terdekat, main ke alun-alun kota. Yang penting halal, berkah, dan nggak bikin lelah.

Baca Juga : 5 Alasan Kenapa Menikah di Usia Muda Lebih Baik
Jadi, sudah siap mempopulerkan cara menghemat biaya pernikahan? Ingat, untuk menjalani kehidupan pasca nikah, itu kalian butuh modal. Sehingga saat memasukinya perlu berbekal doa agar mudah dan berkah. Bukan decak kagum dan wah, yang ujung-ujungnya orang tua harus jualan sawah atau kalian berhutang demi resepsi sok mewah.

COMMENTS

WORDPRESS: 0